International Public Lecture “Normalizing Birth-Nurse and Midwives as Guardians and Gatekeepers”

International Public Lecture “Normalizing Birth-Nurse and Midwives as Guardians and Gatekeepers”

By humasfik On Tuesday, September 25 th, 2018 · no Comments · In

Depok – Senin, 24 September 2018, Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) mendatangkan Dr. Pandora Hardtman RN, CNM, DNP, FACNM (USAID) sebagai pembicara dalam International Public Lecture dengan topik “Normalizing Birth-Nurse and Midwives as Guardians and Gatekeepers”. United States Agency for International Development (USAID). USAID merupakan badan independen dari pemerintahan Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas bantuan untuk bidang ekonomi, pembangunan, dan kemanusiaan untuk negara-negara lain didunia dalam mendukung tujuan-tujuan kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Kuliah umum ini dihadiri oleh lebih dari 150 peserta yang berasal dari civitas akademika FIK UI, FKM UI, Universitas Borobudur, mahasiswa berbagai Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan.

 

Dr. Pandora memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dalam bidang keperawatan dan kebidanan. Beliau membuka kuliah umum dengan memaparkan bahwa terdapat lebih dari 300.000 wanita meninggal saat melakukan proses persalinan, serta terdapat lebih dari 2,7 juta bayi baru lahir yang meninggal dengan umur tidak lebih dari 28 hari. Maka, dalam hal ini perawat dan bidan memiliki pengaruh yang signifikan bagi ibu melahirkan dan bayi yang baru lahir.

 

Selain hal tersebut, terdapat hal lain yang dapat memengaruhi keselamatan ibu dan anak seperti, perawatan dengan alat yang tidak memadai, di bawah standart, atau kurang cekatan dan terlambat mendapatkan pertolongan juga dapat memengaruhi keselamatan ibu dan anak. Berbalikkan dengan hal yang telah disebutkan, perawatan berlebihan yang tidak efektif juga dapat memengaruhi keselamatan ibu dan anak.

Dr. Pandora menyebutkan bahwa dengan melakukan persalinan yang normal dapat menguntungkan wanita yang melahirkan, maupun bidan yang membantu persalinan tersebut. Keuntungan bagi ibu yang melakukan persalinan normal adalah terhindar dari risiko yang diakibatkan oleh operasi. Wanita yang melahirkan secara normal terhindar dari berbagai risiko dan komplikasi akibat operasi, di antaranya perdarahan, infeksi, reaksi terhadap anestesi, dan efek sakit yang berkepanjangan. Ibu dapat langsung berinteraksi dengan bayi. Kelebihan lain dari melahirkan secara normal adalah si ibu dapat langsung berinteraksi dengan si bayi dan langsung dapat memberikan ASI eksklusif secepatnya setelah melahirkan. Penelitian menunjukkan bahwa kehadiran seorang pendamping pada saat persalinan dapat menimbulkan efek positif terhadap persalinan. Kemudian keuntungan persalinan normal bagi perawat atau bidan adalah bidan tersebut dapat meningkatkan hubungannya dengan pasien tersebut, sehingga dapat terjadi hubungan timbal balik antara perawat atau bidan dengan pasien yang ditangani.

 

Untuk menciptakan hubungan baik antara perawat atau bidan dengan pasien, bidan atau perawat harus melakukan praktek sebagaimana harusnya saat melahirkan yaitu, menjadi pendamping yang baik bagi pasien serta menguasai ilmu – ilmu keperawatan.