Depok, 11 Februari 2026 — Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Universitas Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kapasitas riset dan internasionalisasi melalui penyelenggaraan Public Lecture bertajuk “Quantitative Data Management”, Rabu (11/2), secara hybrid di Ruang Kelas 505–506 Gedung Pendidikan dan Laboratorium FIK UI serta melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini menghadirkan Heather Pauls Hrynyk, MPH, Senior Research Specialist dari Department of Research Facilitation, College of Nursing, University of Illinois Chicago (UIC), sebagai narasumber. Kehadiran pakar internasional ini menjadi bagian dari upaya FIK UI dalam memperluas jejaring global sekaligus memperkaya perspektif akademik sivitas dalam pengelolaan data kuantitatif yang akuntabel dan berstandar internasional.
Dalam paparannya, Heather menekankan pentingnya manajemen data kuantitatif yang sistematis, mulai dari perencanaan pengumpulan data, pengolahan, penyimpanan, hingga aspek keamanan dan integritas data riset. Pengelolaan data yang baik dinilai menjadi fondasi utama dalam menghasilkan luaran penelitian yang valid, transparan, serta berkontribusi terhadap pengembangan praktik keperawatan berbasis bukti (evidence-based nursing).
Pimpinan FIK UI menyampaikan bahwa kegiatan ini selaras dengan visi FIK UI sebagai institusi pendidikan keperawatan unggulan di tingkat global. Penguatan kapasitas metodologi dan tata kelola data penelitian menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah, kolaborasi riset internasional, serta reputasi akademik FIK UI di kancah dunia.
Antusiasme peserta yang terdiri atas dosen, peneliti, mahasiswa sarjana hingga pascasarjana menunjukkan tingginya minat terhadap peningkatan kompetensi riset, khususnya dalam menghadapi tantangan era big data dan transformasi digital di bidang kesehatan.
Melalui kegiatan ini, FIK UI berharap dapat terus mendorong budaya riset yang unggul, kolaboratif, dan berintegritas, sekaligus memperkuat posisi FIK UI sebagai pusat pengembangan ilmu keperawatan yang adaptif terhadap dinamika global.