Pengabdian Masyarakat

FIK UI Perkuat Ketangguhan Warga Cakung Melalui Pelatihan First Aid di Program CAGAR

Diposting di:

9 Desember 2025

Kondisi darurat bisa terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja, namun tidak semua orang tahu cara memberikan pertolongan pertama yang benar. Berangkat dari kebutuhan ini, tim Nursing First Aid (NuFA) Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) bersama Klaster Climate Change, Nursing Planetary Health & Sustainable Care kembali menyapa warga Kelurahan Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur melalui rangkaian program CAGAR (Cakung Siap Beraksi) yang telah dilaksanakan pada Minggu, 30 November 2025.

Pelatihan kali ini berfokus pada First Aid dasar bagi warga, kader kesehatan, hingga karang taruna. Kegiatan ini menjadi lanjutan dari intervensi edukatif yang sebelumnya diberikan oleh FIK UI terkait kesehatan lingkungan, kesiapsiagaan anak, dan perilaku hidup bersih. Pendekatan bertahap ini dirancang agar masyarakat dapat membangun kapasitas keselamatan secara komprehensif—mulai dari pencegahan hingga penanganan darurat.

Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan pembekalan mengenai bantuan hidup dasar, penanganan penurunan kesadaran, tatalaksana cedera dan patah tulang, serta penggunaan alat dan obat dalam kotak P3K. Penyampaian materi dilakukan oleh tim NuFA FIK UI melalui simulasi langsung yang mudah dipahami oleh seluruh kelompok usia. Pendekatan ini dipertegas oleh arahan Ketua Klaster Riset FIK UI, Ns. Suryane Sulistiana Susanti, S.Kep., M.A., Ph.D., yang menekankan bahwa keterampilan pertolongan pertama adalah kompetensi dasar yang seharusnya dimiliki setiap warga.

“Kemampuan memberikan First Aid bukan hanya milik tenaga kesehatan. Ini adalah pengetahuan hidup yang harus dimiliki semua orang, karena sering kali masyarakatlah yang hadir pertama kali dalam situasi gawat darurat,” ujar Ns. Lilis di hadapan peserta.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung hangat dan sangat interaktif. Para kader kesehatan dan anggota karang taruna aktif mengajukan pertanyaan, mempraktikkan teknik-teknik yang diajarkan, serta berdiskusi mengenai situasi darurat yang kerap terjadi di lingkungan mereka. Antusiasme ini mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap keterampilan praktis yang mudah diterapkan dan berdampak langsung pada keselamatan warga.

Pihak Kelurahan Rawa Terate, melalui Kasi Kesejahteraan Masayu Indriati, menyampaikan apresiasi yang besar kepada FIK UI. Ia menegaskan bahwa keberlanjutan program CAGAR telah memberikan perubahan positif dalam kesiapsiagaan masyarakat. “Program seperti ini membuat warga kami lebih siap dan percaya diri menghadapi keadaan darurat. Harapannya, kolaborasi seperti ini bisa terus berjalan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari komitmen FIK UI terhadap Evidence-Based Nursing (EBN), pelatihan ini disertai dengan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta secara signifikan, membuktikan bahwa pelatihan yang diberikan benar-benar membawa dampak nyata dalam kapasitas warga. Melalui program CAGAR, FIK UI menegaskan perannya sebagai institusi akademik yang tidak hanya menghasilkan ilmu, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi masyarakat. Dengan memperkuat keterampilan dasar pertolongan pertama, FIK UI berharap masyarakat Rawa Terate tumbuh menjadi komunitas yang lebih siap, tanggap, dan berdaya dalam menghadapi situasi kedaruratan sehari-hari.

Bagikan artikel ini:

id_ID