Pada tanggal 4 dan 5 Desember 2019, Departemen Keperawatan Jiwa Universitas Indonesia bersama dengan 58 mahasiswa Sarjana Reguler angkatan 2017 Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) melakukan kegiatan Optimalisasi Kesehatan Jiwa dan melakukan kegiatan pemberian asuhan keperawatan kepada residence di Badan Narkotika Nasional RI (BNN RI) di Lido. Kegiatan tersebut sebagai program dari FIK UI Peduli Kesehatan Jiwa 2019. Mahasiswa melakukan asuhan keperawatan kepada 30 orang residence di BNN, setiap 1 sampai 2 mahasiswa dapat mengkaji 1 residence.
“Aku pasti bisa” memiliki makna dimana FIK UI berharap bahwa residence bisa merubah perilaku koping maladaptif menjadi perilaku koping adaptif. Contoh perilaku maladaptif dari residence seperti merokok, penggunaan narkoba, dan lainnya sedangkan perilaku koping adaptif yang perlu ditingkatkan dan dikuatkan seperti olahraga, beribadah, dan lainnya. Harapannya residence mampu meminimalisasikan niatnya untuk menggunakan narkoba lagi. Kegiatan diadakan di Balai Besar rehabilitasi BNN yang dibuka pada pukul 09.30 WIB oleh staff rehabilitasi BNN serta penyambutan oleh Ibu Herni Susanti, S.Kp. MN., PhD selaku dosen keperawatan jiwa yang mewakilan Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan dan kepala rehabilitasi BNN. Selanjutnya terdapat pemaparan mengenai profil BNN. Pukul 11.00 WIB, empat kelompok besar mahasiswa yang telah dibentuk melakukan acara unfreezing untuk membina hubungan saling percaya antara mahasiswa dengan para klien. Setelah unfreezing dilakukan, mahasiswa melanjutkan asuhan keperawatan mandiri kepada masing-masing klien. Asuhan keperawatan mandiri dilakukan untuk mengkaji masalah dan kebutuhan klien yang difokuskan kepada kesehatan jiwa klien. Saat berinteraksi, klien terlihat antusias menceritakan kondisinya. Setelah melakukan interaksi, mahasiswa diarahkan oleh pihak BNN untuk mengunjungi berbagai fasilitas yang ada di Lido BNN.
Tidak hanya asuhan keperawatan yang kami berikan namun kami juga memberikan materi mengenai management stress. Kegiatan di hari kedua, dimulai dengan persiapan untuk melakukan Terapi Aktivitas Kelompok dengan empat kelompok besar sesuai dengan klien yang sudah ditetapkan. Materi management stress yang diberikan berupa tarik napas dalam, hypnosis 5 jari, dan lainnya. FIK UI berharap materi management stress yang diberikan mahasiswa kepada residence dapat membantu residence dalam mencari koping adaptif dan menjauhi koping maladaptif terutama pemakaian narkoba. Tidak lupa saat melakukan Terapi Aktivitas Kelompok, dilakukan games sebagai salah satu bentuk untuk menghilangkan stress, dimana mahasiswa dan klien melakukan berbagai macam games yang dirasa menyenangkan. Kemudian klien juga diarahkan untuk menuliskan harapan untuk kedepannya yang kemudian dibacakan oleh klien. Lalu, sama seperti di hari pertama, para mahasiswa melakukan asuhan keperawatan mandiri dengan klien yang sama melanjutkan dari asuhan yang sebelumnya, yaitu dengan memberikan intervensi sesuai dengan hasil pengkajian yang sudah didapat.

