FIK UI dan Fakultas Keperawatan UNAND Perkuat Kolaborasi melalui Kegiatan Benchmarking

Diposting di:

9 Desember 2025

Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) menerima kunjungan benchmarking dari Fakultas Keperawatan Universitas Andalas (UNAND) sebagai upaya memperkuat hubungan kelembagaan dan berbagi praktik terbaik dalam tata kelola pendidikan keperawatan. Kegiatan ini berlangsung pada 27 November 2025 di Gedung Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK) A, Kampus UI Depok, dan diikuti oleh pimpinan serta pengelola program studi dari kedua fakultas.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, yang dilanjutkan dengan sambutan dari pimpinan FIK UI. Dalam kesempatan tersebut, Dekan FIK UI, Prof. Dr. Rr. Tutik Sri Hariyati, S.Kp., M.A.R.S., menyampaikan apresiasi atas kunjungan UNAND dan menegaskan bahwa benchmarking merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan keperawatan nasional. Sambutan kemudian dilanjutkan oleh Wakil Dekan Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Kemahasiswaan, Dr. Wiwin Wiarsih, S.Kp., M.N., yang menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menjaga mutu dan relevansi pendidikan di tengah dinamika dunia kesehatan. Setelah itu, pihak UNAND memberikan sambutan balasan melalui pimpinan fakultasnya, di mana mereka memperkenalkan struktur, visi, dan tujuan pelaksanaan benchmarking serta harapan untuk memperluas kerja sama akademik di masa mendatang. Kedua belah pihak kemudian melakukan pertukaran cinderamata dan sesi foto bersama sebagai simbol persahabatan dan kolaborasi yang semakin erat.

Memasuki sesi inti, kegiatan berlanjut dengan presentasi tata kelola bidang akademik yang disampaikan oleh Dr. Wiwin Wiarsih. Beliau menjelaskan bagaimana FIK UI mengembangkan dan mengimplementasikan kurikulum Sarjana dan Ners melalui sistem evaluasi yang terstruktur, penggunaan SIAK-NG dan LMS EMAS 3, serta penguatan proses pembelajaran berbasis kompetensi. Setelah itu, Wakil Dekan Bidang Sumber Daya, Ventura, dan Administrasi Umum, Dr. Masfuri, S.Kp., M.N., memaparkan pengelolaan sumber daya manusia, keuangan, serta sarana dan prasarana, termasuk laboratorium keperawatan dan laboratorium komputer yang mendukung pembelajaran mahasiswa.

Sesi berikutnya diisi oleh Ketua Program Studi Sarjana dan Profesi Ners FIK UI, Dr. Fajar Tri Waluyanti, S.Kp., M.Kep., Sp.Kep.An., yang memberikan gambaran lengkap mengenai pengelolaan Program Studi Profesi Ners. Beliau menjelaskan tahapan pembelajaran praktik, persiapan OSCE, UKOM, serta integrasi praktik klinik dengan wahana rumah sakit dan komunitas. Selanjutnya, Kaprodi Magister FIK UI menyampaikan pemaparan mengenai tata kelola Program Magister, termasuk kurikulum berbasis riset, proses akademik, dan jejaring kolaborasi yang telah dikembangkan.

Setelah seluruh paparan selesai, kegiatan memasuki sesi diskusi interaktif. Suasana diskusi berjalan hangat dan produktif, di mana kedua institusi saling bertukar pengalaman mengenai tantangan implementasi kurikulum, penguatan peran preceptor klinik, pengembangan SDM, hingga pemanfaatan teknologi dalam administrasi akademik. Sesi ini memperlihatkan komitmen kedua fakultas untuk terus berkembang melalui pembelajaran bersama.

Kegiatan kemudian berlanjut dengan istirahat dan ramah tamah, sebelum delegasi UNAND diajak mengunjungi laboratorium FIK UI. Dalam kunjungan ini, tamu mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung fasilitas pembelajaran keterampilan keperawatan, ruang simulasi, serta sarana laboratorium komputer yang digunakan mahasiswa. Setelah itu, rombongan melanjutkan kunjungan ke Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), salah satu wahana praktik utama FIK UI, untuk mengetahui bagaimana kolaborasi akademik–klinik dijalankan dan bagaimana mahasiswa menjalani proses pembelajaran profesi di lingkungan rumah sakit.

Kegiatan benchmarking ditutup dengan refleksi bersama mengenai peluang penguatan kerja sama di masa depan. Bagi FIK UI, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring akademik, memperkaya wawasan pengelolaan program studi, dan memperkuat komitmen dalam menghadirkan pendidikan keperawatan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Bagikan artikel ini:

id_ID