Doctoral Promotion

Moh. Heri Kurniawan Raih Gelar Doktor Ilmu Keperawatan melalui Pengembangan Model TICARE.AI untuk Memperkuat Continuity of Care Pasien Kronis

Posted in:

18 December 2025

Depok, 18 Desember 2025 – Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) kembali memperkuat kontribusinya dalam menjawab tantangan layanan kesehatan masyarakat melalui promosi doktor atas nama Moh. Heri Kurniawan, yang berhasil mempertahankan disertasi doktoralnya pada Program Doktor Ilmu Keperawatan FIK UI. Penelitian yang diangkat berfokus pada pengembangan Technology-Assisted Continuity of Care berbasis Artificial Intelligence (TICARE.AI) sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan kualitas hidup pasien kronis pascapulang dari rumah sakit.

Promosi doktor yang berlangsung di lingkungan Universitas Indonesia ini menyoroti isu krusial yang dihadapi sistem kesehatan Indonesia, yakni tingginya risiko penurunan kualitas hidup dan readmisi pasien kronis akibat lemahnya sistem tindak lanjut setelah rawat inap. Melalui pendekatan mixed method dengan exploratory sequential design, penelitian ini menggabungkan kajian kualitatif, pengembangan model, serta uji kuantitatif untuk menilai efektivitas TICARE.AI.

Disertasi berjudul “Efektivitas Technology-Assisted Continuity of Care Intervention Berbasis Artificial Intelligence (TICARE.AI) terhadap Kualitas Hidup, Readmission Rates, Kepuasan Pasien, serta Caring Perawat” ini dikembangkan dan diuji pada dua rumah sakit swasta di wilayah Depok dan Bekasi. Model TICARE.AI diimplementasikan melalui chatbot AI, modul edukasi digital, dan dashboard perawat, yang memungkinkan pemantauan pasien secara berkelanjutan selama masa transisi dari rumah sakit ke rumah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa TICARE.AI terbukti meningkatkan kualitas hidup pasien secara signifikan, khususnya pada hari ke-14 dan ke-30 pascapulang, serta memperkuat dimensi caring perawat tanpa menghilangkan nilai humanistik keperawatan. Selain itu, meskipun penurunan angka readmisi belum signifikan secara statistik, temuan menunjukkan tren protektif yang menjanjikan melalui peningkatan kualitas hidup dan kepatuhan pasien.

Dari perspektif FIK UI, riset ini menegaskan bahwa transformasi digital dalam keperawatan tidak sekadar menghadirkan teknologi, tetapi juga memperluas makna caring dalam bentuk caring digital yang empatik, terukur, dan berkelanjutan. Model TICARE.AI juga relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, khususnya pasien penyakit kronis yang membutuhkan pendampingan jangka panjang dengan biaya efisien dan akses mudah.

Promosi doktor ini dibimbing oleh Dr. Hanny Handiyani, S.Kp., M.Kep. selaku promotor, dengan Dr. Tuti Nuraini, S.Kp., M.Biomed. dan Prof. Dr. Rr. Tutik Sri Hariyati, S.Kp., M.A.R.S. sebagai ko-promotor. Sidang promosi turut melibatkan para penguji internal dan eksternal yang berkompeten di bidang keperawatan dan informatika kesehatan.

Keberhasilan ini semakin menegaskan peran FIK UI sebagai pelopor pengembangan keperawatan berbasis riset, teknologi, dan kemanusiaan, sekaligus mendukung agenda transformasi digital kesehatan nasional. FIK UI berharap hasil penelitian ini dapat diadopsi lebih luas oleh rumah sakit dan menjadi rujukan kebijakan dalam memperkuat layanan keperawatan berkelanjutan di Indonesia.

Share this article:

en_US