Wajah Masa Depan Keperawatan: Jurnal Keperawatan Indonesia (JKI) Rilis Edisi Maret 2026

Posted in:

22 April 2026

Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia kembali mengukuhkan eksistensi Jurnal Keperawatan Indonesia (JKI) sebagai pionir publikasi ilmiah keperawatan di tanah air. Tepat pada 31 Maret 2026, JKI resmi merilis edisi pertama untuk tahun ini, sekaligus menandai pencapaian luar biasa dengan total 82 edisi yang telah diterbitkan sejak pertama kali menyapa pembaca pada tahun 1997.

Sebagai jurnal peer-reviewed yang menggunakan proses double-blind peer review, JKI terus konsisten menjaga kualitas riset yang dipublikasikannya. Pada edisi kali ini, terdapat sembilan artikel terpilih yang berhasil melewati proses panjang mulai dari submission hingga publishing. Daya tarik JKI di kancah internasional kian nyata dalam edisi ini, di mana dari sembilan artikel yang terbit, enam artikel berasal dari penulis dalam negeri dan tiga lainnya merupakan kontribusi mancanegara yang berasal dari Filipina, Thailand, serta Malaysia.

Edisi Maret 2026 menyajikan keberagaman topik yang krusial bagi sistem kesehatan modern. Integrasi teknologi menjadi sorotan dengan adanya bahasan mengenai implementasi Internet of Things (IoT) dalam praktik keperawatan. Selain itu, isu-isu spesifik seperti kesehatan lansia (obesitas sentral, hipertensi, dan prevalensi jatuh), perkembangan balita, hingga manajemen klinis di ruang PICU bagi anak dengan Tetralogy of Fallot (ToF) turut dikaji secara mendalam.

Isu sosial-kesehatan pun tak luput dari perhatian melalui pembahasan efektivitas psikoedukasi dalam menanggulangi pernikahan dini, serta penguatan peran tenaga kesehatan dalam kolaborasi interprofesi untuk pasien kanker.

Prof. Dessie Wanda, selaku Editor in Chief JKI, menekankan bahwa kekuatan edisi ini terletak pada relevansinya terhadap realitas di negara berkembang. “Sebagian besar studi dalam edisi ini berangkat dari realitas di negara berkembang, sehingga diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi pengambilan kebijakan dan praktik kesehatan yang lebih kontekstual,” ungkapnya.

Beliau juga mengajak para akademisi dan praktisi keperawatan untuk tidak hanya memanfaatkan temuan ini sebagai referensi, tetapi juga terus aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu keperawatan melalui publikasi ilmiah.

Bagi para praktisi, akademisi, maupun masyarakat umum yang ingin mendalami temuan-temuan terbaru ini, JKI berkomitmen pada prinsip akses terbuka (open access). Seluruh artikel edisi Maret 2026 dapat diakses secara daring melalui laman resmi https://jki.ui.ac.id/index.php/jki/issue/view/82 atau melalui pemesanan versi cetak dengan menghubungi redaksi.

Setelah edisi Maret ini, publikasi JKI selanjutnya dijadwalkan akan terbit pada bulan Juli dan November 2026.

Share this article:

en_US