Mahasiswa FIKUI menjadi salah satu perwakilan Universitas Indonesia dalam Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ON-MIPA) yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Ada 4 bidang yang dilombakan yakni Fisika, Kimia, Matematika, dan Biologi, Rendi Saputra (FIKUI 2022) menjadi kontingen untuk bidang Biologi.
Bentuk perlombaan secara umum seperti perlombaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) dengan soal yang lebih kompleks. Perlombaan ini berupa aplikasi teori Biologi untuk penyelesaian masalah-masalah biologis di lingkungan. Misalnya, pada seleksi tingkat UI, ada pertanyaan mengenai pengaplikasian bioteknologi dalam pemberantasan nyamuk.
Seleksi dimulai dari tingkat UI untuk menentukan 5 terbaik sebagai perwakilan UI di seleksi tingkat wilayah. Seleksi dilaksanakan secara online, setelah itu 5 peserta dengan nilai tertinggi akan menjadi perwakilan UI untuk ON-MIPA nasional. rangkaian perlombaan dimulai dari seleksi tingkat universitas, wilayah, dan nasional. Untuk bidang tertentu pun dapat mewakili Indonesia pada event tingkat internasional.
Pada seleksi tingkat wilayah, jumlah peserta yang mengikuti perlombaan ini sebanyak 3854 yang terdiri dari mahasiswa dari berbagai kampus se-Indonesia dari empat bidang perlombaan: matematika, fisika, biologi, dan kimia. Dari total jumlah mahasiswa tersebut, diambil 65 mahasiswa dengan perolehan nilai terbaik dari masing-masing bidang.
Untuk persiapan mengikuti seleksi tersebut, Rendi berusaha menyempatkan diri untuk me-review materi OSN saat SMA. Rendi membaca buku dan sumber bacaan untuk dipelajari kembali. Selain itu, ada pula pelatihan intensif dari FMIPA UI yang diadakan sekitar H-sebulan menjelang perlombaan. Rendi juga seringkali mengajar siswa-siswi SMA/MA di Jabodetabek untuk persiapan OSN dan KSM. Kesibukan tersebut menjadi langkah bagi Rendi untuk selalu mengingat dan mempelajari kembali materi-materi tentang olimpiade Biologi.
“Saya sangat senang karena bisa mewakili Universitas Indonesia untuk event besar ini di tingkat nasional, apalagi perlombaan ini pun kredibel karena diselenggarakan langsung oleh Kemdikbud. Sebagai mahasiswa keperawatan, tentu tidak mudah untuk bersaing dengan mahasiswa-mahasiswa yang berasal dari prodi Biologi. Di situlah, saya lebih belajar mengenai manajemen waktu dan prioritas dalam menentukan kapan saya harus belajar keperawatan dan materi yang dilombakan. Mohon doanya, ya, teman-teman, semoga saya dan tim kontingen dari UI dapat mendapatkan hasil yang terbaik”, jelas Rendi.
Selamat berjuang Rendi! Do’a sivitas akademik FIK dan UI senantiasa menyertai.