Jaga Kesehatan Psikososial Warga Saat Bencana, FIK UI Inisiasi Langkah Preventif di Tambora

Diposting di:

21 Mei 2026

Kawasan padat penduduk seperti Tambora, Jakarta Barat, selama ini kerap dihantui oleh ancaman kebakaran yang tidak hanya menghanguskan materi, tetapi juga menyisakan trauma mendalam bagi para korbannya. Sayangnya, manajemen bencana di lapangan sering kali hanya berfokus pada penanganan fisik dan logistik, sementara dampak psikologis seperti kepanikan massal, stres akut, dan gangguan kecemasan pascabencana cenderung terabaikan. Padahal, tanpa penanganan yang tepat, guncangan mental ini dapat melumpuhkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.

Melihat urgensi tersebut, Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) hadir membawa solusi nyata melalui program pengabdian masyarakat yang berfokus pada mitigasi non-fisik. Sebagai bentuk keberlanjutan dari program tahun sebelumnya yang telah berhasil membentuk Tim Psychological First Aid (PFA), FIK UI kembali menginisiasi pelatihan lanjutan bertajuk “We’re Ready! Optimalisasi Mitigasi Bencana melalui Implementasi Tim Psychological First Aid pada Bencana Kebakaran” di Kantor Kelurahan Tambora. Langkah strategis ini diambil FIK UI untuk memperkuat performa tim yang sudah ada dan memutus mata rantai pengabaian trauma, sehingga tim khusus ini semakin matang dan siap memberikan Pertolongan Pertama Psikologis langsung di garda terdepan saat bencana melanda.

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FIK UI, Prof. Dr. Mustikasari, S.Kp., MARS, menegaskan bahwa intervensi psikologis awal mutlak diperlukan di wilayah padat penduduk karena respons emosional warga saat krisis cenderung lebih kompleks. Sebagai solusi berkelanjutan, FIK UI tidak hanya menyegarkan kembali teori manajemen stres pada hari pertama, tetapi juga menerjunkan lintas sektor pada hari kedua untuk melakukan praktik lapangan dengan mengunjungi langsung rumah-rumah warga. Dalam aksi turun lapangan tersebut, Tim PFA melakukan pengkajian pertolongan pertama psikologis, melatih manajemen stres, sekaligus memberikan edukasi kesiapsiagaan bencana kebakaran.

Agenda ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kelurahan Tambora, Ibu Rizky Eka, yang juga terlibat aktif sebagai salah satu bagian dari Tim PFA di lapangan. Kehadiran FIK UI lewat program berkesinambungan ini diapresiasi oleh Lurah Tambora, Bpk. Muhammad Sidik, dan Sekretaris Lurah Tambora, Dessy Pramudhita Hasry, sebagai langkah preventif krusial yang berhasil merawat ekosistem ketangguhan mental mandiri, sehingga ke depan, masyarakat Tambora tidak hanya siap menghadapi bencana secara fisik, tetapi juga tangguh secara psikososial.

Bagikan artikel ini:

id_ID