Dosen FIK UI Raih Hibah Riset Kolaborasi Indonesia 2026, Kembangkan Sistem Deteksi Dini Cyberbullying pada Anak

Diposting di:

12 Mei 2026

Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang riset tingkat nasional. Salah satu staf pengajar terbaiknya, Ns. Mega Hasanul Huda, S.Kep., M.A.R.S., M.Kep., Sp.Kep.An., Ph.D., berhasil terpilih sebagai penerima pendanaan dalam Program Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) Tahun 2026.

Program RKI merupakan inisiatif strategis yang mendorong kolaborasi riset antar-perguruan tinggi top di Indonesia untuk menghasilkan inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat. Dalam kesempatan ini, Ns. Mega Hasanul Huda akan memimpin penelitian kolaboratif bersama peneliti mitra, yaitu Dwi Novrianda (Universitas Andalas) dan Windy Rakhmawati (Universitas Padjadjaran).

Penelitian yang diusung bertajuk “Development of an Early Detection System for Cyberbullying on Social Media to Protect Children’s Mental Health: A Multi-Phase Algorithmic and Community-Based Approach.” Fokus utama penelitian ini adalah menciptakan sebuah sistem deteksi dini terhadap praktik cyberbullying atau perundungan siber di media sosial. Mengingat meningkatnya angka penggunaan internet pada usia anak dan remaja, risiko gangguan kesehatan mental akibat interaksi digital negatif menjadi perhatian serius bagi dunia keperawatan anak. Riset ini unik karena menggabungkan pendekatan algoritma teknologi dengan pemberdayaan berbasis komunitas.

“Kami sangat mengapresiasi pencapaian Ns. Mega Hasanul Huda. Riset kolaboratif ini sejalan dengan visi FIK UI untuk menjadi institusi yang unggul dan berdampak (Impactful), tidak hanya melalui pendidikan tetapi juga melalui solusi nyata bagi permasalahan kesehatan di era digital,” ujar Prof. Dr. Rr. Tutik Sri Hariyati, S.Kp., MARS, Dekan Fakultas Ilmu Keperawatan UI.

Diharapkan, hasil dari riset kolaborasi antara UI, UNAND, dan UNPAD ini dapat menjadi referensi bagi pemerintah, institusi pendidikan, dan orang tua dalam memitigasi dampak negatif teknologi terhadap tumbuh kembang mental anak Indonesia.

Pencapaian ini juga memperkuat posisi FIK UI sebagai pionir dalam pengembangan ilmu keperawatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan sosial masyarakat modern.

Bagikan artikel ini:

id_ID