FIK UI Sambut Hangat SMK Bina Cendekia Cirebon: Membuka Jendela Karier Perawat Hingga ke Negeri Sakura

Diposting di:

15 April 2026

Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) melalui Nursing Training Center (NTC) menerima kunjungan edukatif dari SMK Bina Cendekia Cirebon pada Senin, 13 April 2026. Bertempat di Gedung FIK UI, kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai kunjungan institusional, tetapi sebagai ruang pembelajaran strategis untuk memperluas wawasan siswa mengenai spektrum karier di sektor kesehatan yang semakin terhubung secara global.

Salah satu fokus utama kegiatan adalah memberikan pemahaman komprehensif mengenai dinamika kebutuhan tenaga kesehatan di tingkat internasional, termasuk di Jepang. Dalam sesi yang disampaikan oleh Ridwan Sobar terkait Program Penempatan Tenaga Kerja ke Jepang, dijelaskan secara rinci berbagai jalur karier yang tersedia, mulai dari sektor layanan lansia hingga profesi keperawatan profesional, beserta persyaratan kompetensi, kesiapan bahasa, dan adaptasi budaya yang diperlukan.

FIK UI menekankan pentingnya pemahaman yang tepat terkait diferensiasi jalur profesi di sektor kesehatan global. Lulusan pendidikan menengah kejuruan, seperti SMK, memiliki peluang untuk berkarier pada peran careworker (kaigo) di fasilitas pelayanan lansia di Jepang melalui pelatihan dan sertifikasi yang relevan. Sementara itu, untuk menempuh jalur sebagai perawat profesional (kangoshi) di rumah sakit, dibutuhkan pendidikan tinggi keperawatan serta pemenuhan kualifikasi dan regulasi yang berlaku di negara tujuan. Penegasan ini sejalan dengan standar profesi di Indonesia yang diatur oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia serta standar global dari International Council of Nurses.

Penguatan aspek kesiapan internasional juga ditunjukkan melalui kunjungan ke Kelas Bahasa Jepang, di mana para siswa menyaksikan secara langsung proses pembelajaran bahasa sebagai salah satu kompetensi kunci untuk berkarier di luar negeri. Sesi ini memberikan gambaran nyata bahwa kesiapan global tidak hanya ditentukan oleh keterampilan teknis, tetapi juga oleh kemampuan komunikasi lintas budaya.

Selain itu, melalui pemaparan profil institusi oleh Fara Fernanda, siswa memperoleh pemahaman mengenai peran pendidikan tinggi keperawatan dalam membentuk tenaga kesehatan profesional yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing global. FIK UI menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan sistem kesehatan di tingkat nasional maupun internasional.

Salah satu perwakilan siswa menyampaikan bahwa kunjungan ini memberikan perspektif baru terkait ragam jalur karier di sektor kesehatan. Pemaparan mengenai peluang internasional, khususnya di Jepang, membantu mereka memahami pentingnya perencanaan pendidikan dan pengembangan kompetensi sejak dini untuk dapat berkontribusi secara lebih luas.

Melalui kegiatan ini, FIK UI berharap para siswa SMK Bina Cendekia Cirebon dapat membawa pulang wawasan yang lebih utuh mengenai pilihan karier di sektor kesehatan, sekaligus termotivasi untuk menempuh jalur pendidikan dan pengembangan diri yang sesuai dengan standar profesi. Dengan demikian, mereka diharapkan mampu berperan sebagai bagian dari sumber daya manusia kesehatan yang kompeten, baik di tingkat nasional maupun dalam ekosistem global.

Bagikan artikel ini:

id_ID