Dr. Ns. Ichsan Rizany, S.Kep., M.Kep., alumnus program doktor Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) tahun 2025, resmi kembali ke almamaternya sebagai Postdoctoral Researcher melalui skema EQUITY WCU UI. Kembali ke institusi yang membentuk fondasi keilmuannya sejak jenjang S2 hingga S3, Dr. Ichsan membawa misi besar untuk menyinergikan kepakaran manajemen keperawatan dengan transformasi digital kesehatan. Baginya, momen ini adalah transisi emosional dari fase belajar menjadi fase berkontribusi secara kolaboratif untuk memperkuat posisi FIK UI sebagai mercusuar riset keperawatan di Asia Tenggara dan dunia.
Fokus utama riset pascadoktoral Dr. Ns. Ichsan adalah pengembangan Model ICHSAN (Scheduling, Healthy Sleep, and Napping) berbasis Artificial Intelligence (AI). Inovasi ini bertujuan untuk memitigasi kelelahan perawat dan perilaku berisiko (human error) demi menjamin keselamatan pasien, khususnya di area kritis seperti IGD dan ICU. Melalui penggunaan AI sebagai asisten manajerial, model ini mampu menciptakan jadwal kerja yang mengikuti kebutuhan biologis manusia serta mengubah stigma “tidur saat dinas” menjadi intervensi klinis terencana yang disebut strategic napping. Pendekatan ini merupakan yang pertama di Indonesia dalam mensinergikan teknologi digital dengan sains tidur untuk menjaga kebugaran tenaga kesehatan.
Dampak dari riset ini diproyeksikan mencakup berbagai lini, mulai dari praktik klinik hingga kebijakan nasional. Di tingkat klinik, model ini diharapkan dapat meningkatkan patient safety dan retensi perawat dengan mengubah paradigma bahwa perawat profesional adalah mereka yang energinya terkelola dengan baik. Di sisi kebijakan, Dr. Ns. Ichsan menargetkan lahirnya regulasi jam kerja berbasis sains dan Napping Policy yang diakui oleh Kementerian Kesehatan. Selain itu, secara akademik, luaran riset ini ditargetkan menembus jurnal internasional bereputasi (Scopus Q1) guna mendukung ambisi UI masuk dalam jajaran 100 besar dunia pada pemeringkatan QS WUR.
Dalam menjalankan riset strategis ini, Dr. Ns. Ichsan didukung oleh tim supervisor pakar dari FIK UI, yaitu Prof. Dr. Rr. Tutik Sri Hariyati, Dr. Hanny Handiyani, dan Hening Pujasari, Ph.D.. Beliau juga berencana memperluas jejaring riset melalui kolaborasi internasional dengan Prof. Rozzano Locsin untuk mengolaborasikan teori teknologi dengan kepedulian manusiawi dalam keperawatan. Melalui dedikasi ini, Dr. Ns. Ichsan berharap inovasi “Perawat Bugar, Pasien Aman” dapat terimplementasi secara nyata di berbagai rumah sakit di Indonesia dalam lima tahun ke depan.