Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu akademik dan memperkuat kapasitas peneliti di Indonesia. Melalui kolaborasi strategis dengan STAND Indonesia (Sustainable Treatment for Anxiety & Depression in Indonesia), FIK UI sukses menggelar seminar internasional bertajuk “Narrative Synthesis in Practice: Methods Illustrated through Psychosis and Mental Health Literacy Research” secara daring via Zoom pada Rabu, 13 Mei 2026.
Kegiatan ini secara khusus dirancang untuk membekali para peneliti, akademisi, dan praktisi keperawatan dengan pemahaman mendalam mengenai metode sintesis naratif. Metode ini menjadi instrumen krusial dalam mengintegrasikan berbagai temuan riset kualitatif maupun kuantitatif menjadi satu analisis yang komprehensif dan berbasis bukti (evidence-based).
Sebagai salah satu institusi pendidikan keperawatan terkemuka, FIK UI memandang bahwa penguasaan metode riset yang sistematis merupakan kunci utama dalam menghasilkan kebijakan kesehatan mental yang tepat sasaran.
Prof. Herni Susanti, S.Kp., M.N., Ph.D., Guru Besar dalam Keperawatan Kesehatan Jiwa FIK UI sekaligus Co-PI STAND Indonesia, dalam pembukaannya menekankan pentingnya kolaborasi global ini. “Kolaborasi ini adalah langkah nyata FIK UI untuk mendorong lahirnya riset-riset kesehatan jiwa yang tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi juga bersifat reflektif, aplikatif, dan mampu memberikan dampak sosial yang luas bagi masyarakat.” ungkap Prof. Santi
Seminar ini menghadirkan dua pakar yang memiliki rekam jejak kuat di bidang riset kesehatan mental global, yaitu Dr. Laoise Renwick (Senior Lecturer di University of Manchester sekaligus Visiting Associate Professor di University College Dublin) dan Gading Ekapuja Aurizki, RN, M.Sc. (Kandidat PhD di Mental Health Research Group, University of Manchester). Dipandu oleh Ns. Defi Efendi, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.An., Ph.D. selaku moderator sekaligus Koordinator Riset, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat FIK UI, diskusi berjalan dengan sangat interaktif. Dalam sesi tersebut, kedua pembicara mengupas tuntas bagaimana pendekatan sintesis naratif diimplementasikan secara praktis, khususnya dalam memetakan isu kompleks seperti gangguan psikosis dan literasi kesehatan mental di masyarakat.
Dalam sesi ilmiah, disoroti bahwa isu kesehatan jiwa seperti gangguan psikosis membutuhkan pendekatan interpretasi data yang mendalam. Melalui naratif sintesis, peneliti tidak hanya mengumpulkan data statistik, melainkan mampu merajut narasi dari berbagai studi untuk memahami stigma, hambatan layanan, hingga tingkat literasi kesehatan mental masyarakat secara lebih utuh. Luaran dari metode ini diharapkan dapat menjadi fondasi kuat bagi pengembangan praktik klinis keperawatan jiwa serta perbaikan kebijakan kesehatan di tingkat nasional.
Melalui suksesnya penyelenggaraan seminar internasional ini, FIK UI bersama STAND Indonesia dan mitra global seperti National Institute for Health Research (NIHR) berharap dapat memicu lahirnya konsorsium riset yang lebih solid, guna menjawab tantangan kesehatan mental di Indonesia secara berkelanjutan.