Dua akademisi dan pakar keperawatan dari Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI), yakni Dekan FIK UI Prof. Dr. Rr. Tutik Sri Hariyati serta anggota Klaster Smart Nursing for Leadership, Informatics, and Management Excellence FIK UI, La Ode Abd Rahman, diundang secara resmi sebagai pembicara utama (keynote speaker) dalam ajang International Nursing Academic Forum pada 22–23 September 2026 di Kota Nanning, Wilayah Otonomi Guangxi Zhuang, Tiongkok. Undangan ini menegaskan kiprah FIK UI yang semakin kokoh di kancah internasional, sekaligus membuktikan keunggulan kepakaran para akademisinya dalam memberi dampak nyata bagi transformasi keperawatan dunia.
Konferensi ilmiah tingkat internasional ini diselenggarakan oleh The First People’s Hospital of Nanning, yang juga merupakan Rumah Sakit Pendidikan Ke-5 dari Guangxi Medical University. Melalui forum ini, penyelenggara berupaya menjawab tantangan kesehatan masyarakat global dengan mendorong profesionalisasi, spesialisasi, serta standardisasi praktik keperawatan berbasis teknologi modern.
Kehadiran delegasi FIK UI menjadi representasi kepemimpinan intelektual Indonesia dalam membagikan gagasan inovatif serta solusi pelayanan kesehatan. Pada kesempatan tersebut, Prof. Dr. Rr. Tutik Sri Hariyati membawakan paparan bertajuk “Developing tele-nursing into nursing practice to improve continuity and quality of care: An Indonesian Perspective”, yang mengulas bagaimana implementasi tele-nursing dapat menjaga mutu dan keberlanjutan perawatan pasien secara inklusif.
Sementara itu, La Ode Abd Rahman memaparkan materi bertajuk “Developing Digital Intelligent Nursing into Nursing Practice to Improve Clinical Decision-Making and Patient Care: An Indonesian Perspective”. Topik ini menyoroti integrasi inteligensi digital dalam mendukung ketepatan pengambilan keputusan klinis serta efisiensi layanan keperawatan di era digital.
Selain menjadi pembicara utama, Prof. Dr. Rr. Tutik Sri Hariyati dan La Ode Abd Rahman juga secara resmi diangkat sebagai Distinguished Nursing Expert di The First People’s Hospital of Nanning untuk masa jabatan lima tahun, terhitung sejak 23 September 2026 hingga 22 September 2031. Dalam peran strategis ini, mereka dipercaya untuk memberikan arahan pakar serta kontribusi akademis dalam pengembangan disiplin keperawatan, kepemimpinan dan manajemen keperawatan, transformasi digital keperawatan, pendidikan dan pelatihan profesional, inovasi keperawatan klinis, penelitian ilmiah, hingga kolaborasi internasional.
Partisipasi aktif serta kontribusi pemikiran dari para pakar FIK UI di forum dunia ini tidak hanya memperkuat posisi FIK UI sebagai institusi pendidikan keperawatan yang unggul dan bereputasi global, tetapi juga memastikan bahwa inovasi sains dari Indonesia memberikan kontribusi positif yang berdaya guna bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di tingkat internasional.