Melalui Karya Bertema Integritas di Era AI, Mahasiswa FIK UI Raih Juara 1 Lomba Menulis Cerpen PEKSIMIDA DKI Jakarta 2026

Diposting di:

28 Juli 2026

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI). Rysa Rusyfa Adiwijaya, mahasiswa Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan angkatan 2025, berhasil meraih Juara 1 Cabang Menulis Cerpen pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) DKI Jakarta 2026.

Prestasi tersebut diraih melalui cerpen berjudul Obituari Terakhir, sebuah karya yang mengangkat isu relevan mengenai integritas manusia di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Melalui cerita tersebut, Rysa mengajak pembaca merefleksikan nilai-nilai kemanusiaan yang tetap penting di era teknologi.

Cerpen Obituari Terakhir berkisah tentang seorang editor obituari yang menghadapi dilema moral ketika teknologi mulai mengambil alih pekerjaan yang selama ini dianggap hanya dapat dilakukan oleh manusia. Melalui tokoh utama tersebut, Rysa mengeksplorasi pertentangan antara kepentingan pribadi dan tanggung jawab profesional, sekaligus mempertanyakan batas kemampuan teknologi dalam menggantikan peran manusia.

“Melalui tokoh utama yang bekerja sebagai editor obituari, saya ingin mengeksplorasi dilema moral antara kepentingan pribadi dan tanggung jawab profesional. Bagi saya, secanggih apa pun teknologi berkembang, nilai-nilai seperti empati, kejujuran, dan integritas tetap menjadi hal yang tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh AI,” ujar Rysa.

Inspirasi penulisan cerpen ini berangkat dari fenomena perkembangan AI yang semakin pesat dan kemampuannya dalam membantu berbagai pekerjaan kreatif. Menurutnya, kemajuan teknologi tersebut memunculkan pertanyaan mendasar mengenai identitas dan nilai yang membedakan manusia dari mesin.

“Hal tersebut membuat saya bertanya, ketika kemampuan teknis perlahan dapat digantikan oleh mesin, nilai apa yang masih menjadi pembeda manusia? Pertanyaan itulah yang kemudian berkembang menjadi cerita Obituari Terakhir,” tambahnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FIK UI tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keperawatan, tetapi juga mampu menunjukkan kreativitas, kepekaan sosial, serta kemampuan berpikir kritis melalui karya seni dan sastra. Prestasi yang diraih Rysa diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berani berkarya di berbagai bidang.

FIK UI mengucapkan selamat atas capaian yang membanggakan ini dan berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkontribusi serta mengharumkan nama Universitas Indonesia di tingkat regional maupun nasional.

Bagikan artikel ini:

id_ID