{"id":2156388,"date":"2020-07-20T10:38:19","date_gmt":"2020-07-20T03:38:19","guid":{"rendered":"https:\/\/nursing.ui.ac.id\/?p=2156388"},"modified":"2024-12-07T05:13:33","modified_gmt":"2024-12-06T22:13:33","slug":"stop-stigma-pada-tenaga-medis-dan-pasien-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/nursing.ui.ac.id\/en\/stop-stigma-pada-tenaga-medis-dan-pasien-covid-19\/","title":{"rendered":"Stop Stigma pada Tenaga Medis dan Pasien Covid-19"},"content":{"rendered":"<p>Anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro meminta agar masyarakat tidak memberi stigma kepada tenaga kesehatan dan pasien Covid-19.<\/p>\n<p>Reisa menyebut bahwa hal tersebut tidak memberi manfaat untuk pengendalian wabah Covid-19 dan malah akan meningkatkan jumlah korban positif Covid-19 disebabkan psikologis yang terganggu membuat imunitas menurun yang dapat mengakibatkan mudahnya seseorang terkena Covid-19.<\/p>\n<p>&#8220;Saya mau mengingatkan tentang stigma stereotype negative, yang diberikan oleh individu atau kelompok masyarakat terhadap tenaga kesehatan atau pasien Covid-19. Itu semua tidak berguna dan tidak memberikan sumbangan apapun terhadap pengendalian Covid-19,&#8221; kata Reisa dalam konferensi pers di BNPB Jakarta, Sabtu (18\/7\/2020) dilansir dari infopublik.id.<\/p>\n<p>Menurutnya, berdasarkan hasil survei Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia dan Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia, sebanyak 140 perawat pernah merasa dipermalukan karena statusnya sebagai perawat Covid-19 atau bertugas di rumah sakit Penanganan Covid-19.<\/p>\n<p>&#8220;Jajak pendapat ini dilakukan pada awal April 2020 terhadap 2050 perawat se-Indonesia,&#8221; terang dia.<\/p>\n<p>Hasil lainnya menyatakan bahwa 135 perawat pernah diminta meninggalkan tempat tinggalnya. &#8220;66 responden mengalami ancaman pengusiran. 160 responden mengakui orang-orang sekitar menghindari mereka, dan 71 responden mengaku masyarakat ikut menjauhi keluarga mereka,&#8221; ujar dia.<\/p>\n<p>Untuk itu, dr. Reisa mengajak masyarakat untuk menghentikan stigma negatif ini. &#8220;Saudara-saudari, mari stop stigma negatif terhadap dokter, perawat, pasien Covid-19 dan keluarga mereka,&#8221; kata dr. Reisa.<\/p>\n<p>disadur dari : https:\/\/www.timesindonesia.co.id\/read\/news\/284791\/dr-reisa-stop-stigma-negatif-pada-tenaga-medis-dan-pasien-covid19<\/p>\n<p>berita lainnya :<br \/>\nhttps:\/\/www.timesjatim.com\/berita\/138038\/dr-reisa-minta-masyarakat-tak-berikan-stigma-negatif-pada-tenaga-medis-dan-pasien-covid19<br \/>\nhttps:\/\/www.timesbanyuwangi.com\/berita\/138038\/dr-reisa-minta-masyarakat-tak-berikan-stigma-negatif-pada-tenaga-medis-dan-pasien-covid19<br \/>\nhttps:\/\/www.timesbanyuwangi.com\/berita\/138038\/dr-reisa-minta-masyarakat-tak-berikan-stigma-negatif-pada-tenaga-medis-dan-pasien-covid19<br \/>\nhttps:\/\/www.industry.co.id\/read\/70678\/parah-ratusan-perawat-pasien-covid-19-dapat-perlakuan-tak-menyenangkan-dari-masyarakat<br \/>\nhttps:\/\/kalsel.inews.id\/berita\/140-perawat-yang-tangani-pasien-covid-19-diusir-hingga-dijauhi-keluarga<br \/>\nhttps:\/\/www.cnbcindonesia.com\/news\/20200719132100-4-173766\/duh-stigma-negatif-masih-diterima-dokter-cs-hingga-pasien<br \/>\nhttps:\/\/today.line.me\/id\/pc\/article\/Dokter+Reisa+140+Perawat+Dipermalukan+karena+Rawat+Pasien+Covid+19-vMKBZj<br \/>\nhttps:\/\/www.inews.id\/news\/nasional\/dokter-reisa-140-perawat-dipermalukan-karena-rawat-pasien-covid-19<br \/>\nhttps:\/\/today.line.me\/id\/pc\/article\/Masyarakat+Permalukan+Perawat+Indonesia+Justru+Karena+Tangani+Covid+19-V5PaL5<br \/>\nhttps:\/\/www.harianaceh.co.id\/2020\/07\/18\/hentikan-stigma-negatif-ke-tenaga-kesehatan-dokter-reisa-itu-semua-tidak-berguna\/<br \/>\nhttps:\/\/www.skanaa.com\/berita\/hentikan-stigma-negatif-ke-tenaga-kesehatan-dokter-reisa-itu-semua-tidak-berguna\/<br \/>\nhttps:\/\/lifestyle.okezone.com\/read\/2020\/07\/18\/481\/2248553\/hentikan-stigma-negatif-ke-tenaga-kesehatan-dokter-reisa-itu-semua-tidak-berguna<br \/>\nhttps:\/\/www.msn.com\/id-id\/berita\/nasional\/reisa-stop-stigma-negatif-perawat-dan-pasien-covid\/ar-BB16UeEp<br \/>\nhttps:\/\/today.line.me\/id\/pc\/article\/Reisa+Stop+Stigma+Negatif+Perawat+dan+Pasien+Covid-Bq2GxN<br \/>\nhttps:\/\/republika.co.id\/berita\/qdo40i459\/reisa-stop-stigma-negatif-perawat-dan-pasien-covid<br \/>\nhttp:\/\/beritatrans.com\/2020\/07\/18\/dokter-reisa-hasil-survei-140-perawat-covid-19-merasa-dipermalukan-dan-66-diancam-diusir\/<br \/>\nhttps:\/\/bangka.tribunnews.com\/2020\/07\/18\/135-tenaga-medis-penanganan-covid-19-diusir-karena-stigma-negatif<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"0EfsIiUsx2\"><p><a href=\"https:\/\/sumeks.co\/survei-masyarakat-permalukan-perawat-indonesia-justru-karena-tangani-covid-1\/\">Survei,  Masyarakat Permalukan Perawat Indonesia Justru Karena Tangani Covid-1<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; clip: rect(1px, 1px, 1px, 1px);\" title=\"&#8220;Survei,  Masyarakat Permalukan Perawat Indonesia Justru Karena Tangani Covid-1&#8221; &#8212; SUMEKS.CO\" src=\"https:\/\/sumeks.co\/survei-masyarakat-permalukan-perawat-indonesia-justru-karena-tangani-covid-1\/embed\/#?secret=0EfsIiUsx2\" data-secret=\"0EfsIiUsx2\" width=\"600\" height=\"338\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><br \/>\nhttps:\/\/today.line.me\/id\/pc\/article\/Pemerintah+Sebut+135+Tenaga+Medis+Diusir+Karena+Stigma+Negatif-a80068<br \/>\nhttps:\/\/today.line.me\/id\/pc\/article\/Tenaga+Kesehatan+Dipermalukan+karena+Tangani+Covid+19-Oq66mv<br \/>\nhttps:\/\/nasional.kompas.com\/read\/2020\/07\/18\/19014101\/pemerintah-sebut-135-tenaga-medis-diusir-karena-stigma-negatif<br \/>\nhttps:\/\/www.msn.com\/id-id\/berita\/other\/reisa-hasil-survei-140-perawat-corona-merasa-dipermalukan-66-diancam-diusir\/ar-BB16TNlz<br \/>\nhttps:\/\/www.medcom.id\/nasional\/peristiwa\/JKRGavQN-tenaga-kesehatan-dipermalukan-karena-tangani-covid-19<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"UgxO2x7Odr\"><p><a href=\"https:\/\/www.jawapos.com\/nasional\/18\/07\/2020\/masyarakat-permalukan-perawat-indonesia-justru-karena-tangani-covid-19\/\">Masyarakat Permalukan Perawat Indonesia Justru Karena Tangani Covid-19<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; clip: rect(1px, 1px, 1px, 1px);\" title=\"&#8220;Masyarakat Permalukan Perawat Indonesia Justru Karena Tangani Covid-19&#8221; &#8212; JawaPos.com\" src=\"https:\/\/www.jawapos.com\/nasional\/18\/07\/2020\/masyarakat-permalukan-perawat-indonesia-justru-karena-tangani-covid-19\/embed\/#?secret=bk8fDYODl4#?secret=UgxO2x7Odr\" data-secret=\"UgxO2x7Odr\" width=\"600\" height=\"338\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><br \/>\nhttps:\/\/kumparan.com\/kumparannews\/setop-stigma-negatif-ke-tenaga-medis-dan-pasien-corona-bisa-tingkatkan-kematian-1tpPkECdY5K<br \/>\nhttps:\/\/www.harianaceh.co.id\/2020\/07\/18\/dokter-reisa-setop-stigma-negatif-ke-perawat-yang-tangani-corona\/<br \/>\nhttps:\/\/www.liputan6.com\/news\/read\/4308898\/gugus-tugas-banyak-perawat-dipermalukan-tangani-covid-19-stop-stigma-negatif<br \/>\nhttps:\/\/kabar24.bisnis.com\/read\/20200718\/15\/1267886\/survei-ratusan-perawat-pasien-covid-19-pernah-dipermalukan<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anggota Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro meminta agar masyarakat tidak memberi stigma kepada tenaga kesehatan dan pasien Covid-19. Reisa menyebut bahwa hal tersebut tidak memberi manfaat untuk pengendalian wabah Covid-19 dan malah akan meningkatkan jumlah korban positif Covid-19 disebabkan psikologis yang terganggu membuat imunitas menurun yang dapat mengakibatkan [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":42,"featured_media":2156038,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"footnotes":""},"categories":[4,1],"tags":[],"class_list":["post-2156388","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/nursing.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2156388","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/nursing.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/nursing.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nursing.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/42"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nursing.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2156388"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/nursing.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2156388\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2207387,"href":"https:\/\/nursing.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2156388\/revisions\/2207387"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/nursing.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2156038"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/nursing.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2156388"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/nursing.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2156388"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/nursing.ui.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2156388"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}